KEMENAG

Kemenag Distribusikan 100 Ton Kurma Bantuan Kerajaan Arab Saudi Tahun 2026

Kemenag Distribusikan 100 Ton Kurma Bantuan Kerajaan Arab Saudi Tahun 2026
Kemenag Distribusikan 100 Ton Kurma Bantuan Kerajaan Arab Saudi Tahun 2026

JAKARTA - Kementerian Agama mulai menyalurkan bantuan berupa 100 ton buah kurma dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk seluruh elemen masyarakat di Indonesia. Langkah distribusi ini dilakukan setelah proses penyerahan simbolis yang dilakukan oleh Duta Besar Arab Saudi, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, pada 11 Februari 2026. Bantuan ini diharapkan dapat menambah keberkahan bagi umat Muslim di tanah air saat memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah mendatang.

Mekanisme Penyaluran Kurma Secara Tertib dan Akuntabel

Kepala Biro Umum Kemenag, Aceng Abdul Azis, menjelaskan bahwa sebagian besar bantuan kurma akan segera didistribusikan kepada pihak yang membutuhkan. Dari total 100 ton kurma yang diterima, sebanyak 10 ton di antaranya disalurkan langsung oleh pihak Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta. Pernyataan resmi ini disampaikan oleh Aceng saat memberikan keterangan kepada awak media di wilayah Jakarta pada hari Jumat 20 Februari 2026.

Kemenag juga telah menerbitkan surat edaran resmi dari Sekretaris Jenderal mengenai pelaksanaan teknis distribusi kurma bantuan tahun 2026 ini. Penerbitan edaran tersebut bertujuan untuk menjamin bahwa seluruh proses pembagian berjalan dengan sangat tertib, transparan, serta bisa dipertanggungjawabkan secara luas. Pemerintah ingin memastikan bahwa bantuan dari negeri para nabi ini benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang berhak menerima tanpa ada kendala.

Target Penerima Bantuan dan Sinergi Berbagai Lembaga

Penyaluran kurma ini tidak hanya melibatkan internal kementerian saja, namun juga merangkul lembaga tinggi negara seperti pihak DPR dan DPD. Selain itu, target utama distribusi mencakup berbagai elemen penting masyarakat seperti pondok pesantren, masjid, mushala, ormas Islam, hingga para jurnalis. Sistem ini dipilih agar para penerima manfaat tersebut juga dapat membantu proses redistribusi atau penyaluran kembali kepada jemaah di wilayah masing-masing.

Prinsip pemerataan dan ketepatan sasaran menjadi prioritas utama dalam menjalankan amanah besar dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi tahun ini. Aceng menekankan bahwa meskipun jumlah 100 ton mungkin terasa belum cukup untuk seluruh penduduk, pihak Kemenag akan berupaya maksimal mendistribusikannya. Transparansi dalam setiap tahapan pembagian menjadi kunci utama agar tidak terjadi penyimpangan selama proses pengiriman ke berbagai daerah di Indonesia.

Program Buka Puasa Bersama Raja Salman di Indonesia

Selain bantuan kurma, Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta juga meluncurkan inisiatif luar biasa berupa Program Buka Puasa Bersama selama sebulan penuh. Program yang membawa nama besar Raja Salman ini akan diselenggarakan secara serentak di berbagai kota besar dan daerah pelosok di Indonesia. Duta Besar Faisal bin Abdullah Al-Amudi menyatakan bahwa agenda ini merupakan bentuk kepedulian nyata dari pelayan dua kota suci kepada umat.

Kegiatan religi tersebut dilaksanakan atas arahan langsung dari Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman melalui koordinasi kementerian terkait. Kota-kota yang menjadi sasaran program ini meliputi wilayah Surabaya, Padang, Bogor, Kendari, Makassar, hingga ke beberapa kampus besar di Indonesia. Universitas Indonesia di Depok serta UIN Syarif Hidayatullah di Ciputat menjadi lokasi strategis dalam pelaksanaan program berbagi di bulan suci tersebut.

Upaya Mempererat Hubungan Diplomatik Melalui Filantropi Religi

Penyaluran bantuan kurma dan pelaksanaan buka puasa bersama ini menjadi bukti eratnya hubungan diplomatik serta persaudaraan antara Indonesia dan Arab Saudi. Momentum Ramadhan 1447 Hijriah dijadikan sarana untuk saling berbagi kebahagiaan serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di antara kedua negara yang bersahabat. Warga masyarakat menyambut baik bantuan ini sebagai bentuk perhatian internasional terhadap kebutuhan spiritual dan jasmani umat Muslim selama menjalani ibadah puasa.

Hingga saat ini, proses logistik terus dipantau secara ketat agar tidak ada hambatan yang berarti dalam pengiriman kurma ke alamat tujuan. Kemenag berharap bantuan ini dapat dinikmati oleh masyarakat luas saat berbuka puasa bersama keluarga tercinta di rumah maupun di masjid. Kehadiran kurma berkualitas tinggi dari Arab Saudi ini diharapkan menambah semangat jemaah dalam meningkatkan kualitas ibadah di bulan yang penuh ampunan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index