JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur secara resmi meluncurkan inovasi pembayaran pajak daerah yang kini dapat diakses oleh masyarakat melalui berbagai platform marketplace nasional. Langkah strategis ini diambil guna memberikan kemudahan bagi para wajib pajak dalam menjalankan kewajiban mereka tanpa harus mengantre secara fisik di kantor pelayanan pajak daerah setempat. Transformasi digital ini diharapkan mampu mendongkrak capaian Pendapatan Asli Daerah melalui efisiensi sistem transaksi yang jauh lebih transparan, cepat, serta sangat aman bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Digitalisasi Layanan Publik Melalui Kolaborasi Pemerintah Kotim Dan Marketplace
Pemerintah daerah menyadari bahwa kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk memangkas birokrasi yang panjang, sehingga pada Selasa 24 Februari 2026 inovasi ini resmi diperkenalkan kepada publik. Masyarakat kini memiliki lebih banyak opsi untuk melunasi berbagai jenis pajak daerah, mulai dari Pajak Bumi dan Bangunan hingga pajak lainnya, hanya melalui ponsel pintar masing-masing. Kolaborasi dengan marketplace besar seperti Tokopedia dan platform digital lainnya menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah sangat adaptif terhadap perubahan pola perilaku konsumsi masyarakat di era modern.
Proses integrasi sistem ini telah melalui berbagai tahapan uji coba untuk memastikan bahwa setiap data transaksi wajib pajak terekam dengan akurat di basis data Badan Pendapatan Daerah. Keunggulan utama dari layanan ini adalah ketersediaan akses selama 24 jam penuh, sehingga masyarakat tidak lagi terikat oleh jam operasional kantor bank atau kantor pajak konvensional. Selain itu, metode pembayaran yang beragam mulai dari transfer bank hingga saldo dompet digital semakin memudahkan masyarakat dalam menyelesaikan kewajiban pajaknya tepat waktu sebelum jatuh tempo tiba.
Mendorong Kesadaran Pajak Masyarakat Lewat Kemudahan Akses Transaksi Digital
Dengan adanya fasilitas pembayaran melalui marketplace, kendala jarak dan waktu yang sering menjadi alasan keterlambatan pembayaran pajak kini dapat diatasi dengan solusi teknologi yang sangat praktis. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur optimistis bahwa kemudahan ini akan berdampak positif pada peningkatan kesadaran warga dalam berkontribusi bagi pembangunan daerah melalui setoran pajak yang taat dan teratur. Layanan ini juga didesain dengan antarmuka yang ramah pengguna sehingga dapat digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat, baik generasi muda maupun orang tua yang sudah mulai terbiasa belanja online.
Pihak Bapenda Kotim terus melakukan sosialisasi masif di berbagai titik strategis serta melalui media sosial guna mengedukasi warga mengenai tata cara pembayaran pajak lewat marketplace ini. Wajib pajak cukup memasukkan nomor objek pajak atau kode bayar yang dimiliki, kemudian sistem secara otomatis akan memunculkan nominal tagihan yang harus dibayarkan tanpa adanya biaya tambahan. Setelah transaksi berhasil, bukti bayar digital yang sah akan langsung dikirimkan kepada pengguna dan dapat disimpan sebagai bukti otentik yang memiliki kekuatan hukum setara dengan struk fisik manual.
Transparansi Dan Akuntabilitas Keuangan Daerah Dalam Sistem Pembayaran Elektronik
Penerapan pembayaran pajak melalui marketplace tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga memperkuat sistem pengawasan internal pemerintah terhadap aliran dana masuk ke kas daerah secara langsung. Setiap rupiah yang dibayarkan oleh wajib pajak akan masuk secara real-time ke rekening resmi pemerintah, sehingga meminimalisir risiko terjadinya kebocoran dana atau praktik pungutan liar yang merugikan. Sistem ini juga memudahkan pemerintah dalam menyusun laporan keuangan daerah yang lebih akurat dan akuntabel karena seluruh riwayat transaksi sudah tercatat secara sistematis dalam basis data digital.
Inovasi ini sejalan dengan visi misi Bupati Kotawaringin Timur dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berbasis pada layanan publik yang modern serta transparan bagi seluruh rakyat. Penggunaan teknologi dalam pemungutan pajak daerah merupakan langkah maju dalam menciptakan ekosistem smart city yang berkelanjutan di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya di daerah bermotto Habaring Hurung. Pemerintah berharap dengan sistem yang semakin canggih ini, target pendapatan daerah dapat tercapai secara maksimal guna membiayai berbagai proyek infrastruktur penting yang dibutuhkan oleh masyarakat luas saat ini.
Dampak Positif Bagi Pembangunan Infrastruktur Daerah Kotawaringin Timur
Hasil dari optimalisasi pendapatan pajak ini nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, serta peningkatan kualitas pendidikan di seluruh pelosok desa. Masyarakat harus memahami bahwa setiap pajak yang mereka bayarkan melalui marketplace sangat berarti bagi kelancaran program-program pembangunan yang telah direncanakan oleh pemerintah daerah untuk kesejahteraan bersama di masa depan. Kemandirian fiskal daerah akan semakin kuat jika seluruh lapisan masyarakat memiliki kedisiplinan yang tinggi dalam membayar pajak dengan memanfaatkan fasilitas digital yang telah disediakan pemerintah daerah tersebut.
Selain pembangunan fisik, dana pajak juga dialokasikan untuk membiayai program-program sosial dan bantuan bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah daerah di lapangan. Oleh karena itu, kemudahan bayar pajak ini merupakan jembatan bagi warga untuk berpartisipasi aktif dalam memajukan daerahnya sendiri melalui kontribusi finansial yang sah dan diatur oleh undang-undang. Pemerintah daerah berjanji akan terus melakukan inovasi serupa pada sektor layanan publik lainnya agar citra pelayanan pemerintah semakin baik dan dipercaya oleh seluruh warga Kotawaringin Timur selamanya.
Harapan Kedepan Terhadap Perluasan Fitur Layanan Pajak Digital Kotim
Melihat antusiasme masyarakat yang mulai beralih ke layanan digital, pemerintah berencana untuk menambah daftar jenis pajak dan retribusi daerah lainnya yang bisa dibayarkan melalui marketplace nasional. Langkah evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk menyempurnakan sistem agar tidak terjadi kendala teknis yang dapat menghambat kenyamanan wajib pajak dalam melakukan transaksi keuangan mereka setiap hari. Dukungan dari perbankan dan penyedia layanan teknologi finansial sangat krusial dalam menjaga stabilitas jaringan agar proses pembayaran pajak tetap berjalan mulus meskipun terjadi lonjakan transaksi pengguna.
Diharapkan dengan kemudahan ini, Kabupaten Kotawaringin Timur dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam hal transformasi digital layanan publik yang efektif dan efisien bagi warga. Komitmen pemerintah untuk terus melayani dengan sepenuh hati melalui sentuhan teknologi akan membuat proses pembangunan di daerah ini berjalan lebih cepat, lebih merata, dan jauh lebih berkualitas. Masa depan layanan publik yang cerdas kini sudah ada di genggaman warga Kotim, menjadikan urusan pajak tidak lagi menjadi beban, melainkan sebuah kewarganegaraan yang mudah dan membanggakan.